Konferensi pers Siemens
(Foto: Helmi/Okezone)
Kepala Sektor Kesehatan PT Siemens Indonesia, Dr. Stefanus Widananta mengatakan, melalui acara ini PT Siemens Indonesia ingin memerkenalkan teknologi terbaru kepada para profesional kesehatan di Indonesia.
“Melalui acara ini kami ingin membahas tentang terobosan ilmiah dalam rangka memerangi penyakit yang paling mengancam saat ini,” kata Dr. Stefanus di Shangri-La Hotel, Jakarta, Jumat (28/6/2013).
Lebih lanjut, untuk memerangi beberapa penyakit yang paling mengancam saat ini dapat dilakukan dengan beberapa cara. Di antaranya dengan memperbaiki kinerja klinis dan kemampuan diagnostik untuk perawatan yang lebih baik dan lebih cepat.
Untuk itu, Dr Stefanus mengutarakan Siemens memasarkan teknologi invasif minimalis pertama yang sepenuhnya bekerja secara otomatis menggunakan Direct Biomaker Panel untuk mengetahui tingkatan penyakit fibrosis hati.
Dr. Stefanus menjelaskan, Tes Enchanced Liver Fibrosis (ELF) dilakukan sekira satu jam untuk menentukan tingkat penyakit hanya dengan menggunakan sampel darah. Menurutnya, proses ini lebih invasif dan dapat digunakan mengidentifikasi pasien dengan tingkat berat, sedang ataupun tidak sama sekali.
“Proses ini akan memudahkan para dokter dalam menangani pasien penyakit hati dengan baik, tanpa harus melakukan prosedur biopsi,” tandasnya.




terima kasih informasinya mas , sangat bermanfaat sekali , kemaren saya juga barusan baca2 artkel disini http://www.tanyadok.com/tekno/memastikan-kanker-dengan-biopsi-jaringan lumayan nambah wawasan , btw thanks tulisanya..
BalasHapus